News

SARS-COV2 THE PANDEMIC

POSTED ON 2020-10-08

08
Oct

SARS-CoV2 adalah strain virus yang menyebabkan Covid-19( Corona Virus Dissease 19) penyakit pada saluran pernafasan yang bertanggung jawab
atas terjadinya Pandemi saat ini. Pertama kali di Identifikasi di wuhan-China pada Desember 2019 kemudian WHO mendeklarasikan sebagai
“Public Health Emergency of International Concern” pada 30 january 2020 dan akhirnya dinyatakan sebagai “PANDEMI” pada 11 Maret 2020.

Karakteristik Virus
SARS-CoV2  merupakan virus baru yang berasal dari satu keluarga (FAMILY)  yang sama dengan
virus penyebab SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (midle East Respiratory Syndrome).
Berdasarkan total jumlah penderita dari awal identifikasi hingga artikel ini di tulis, SARS-CoV merupakan virus yang sangat menular
dengan daya transmisi penyebaran yang sangat luas dan cepat. Merupakan Virus jenis RNA tunggal yang memiliki selubung (envelope)
dan tonjolan/mahkota (spike/crown). Tonjolan ini lah yang memfasilitasi masuknya virus ke dalam tubuh manusia melalui satu reseptor
yang bernama ACE-2 yang paling banyak terdapat pada system pernafasan bawah seperti paru-paru selain itu juga terdapat pada
esophagus bagian atas, sel pada usus halus (ileum) dan usus  besar (colon), sel jantung, sel  ginjal dan sel pada kantung kemih.

Selain dapat hidup pada sel manusia, SARS-Cov2 juga dapat bertahan hidup pada beberapa permukaan seperti :
- Plastic (polypropylene) dan stainless steel : sampai 3 hari
- Kardus : kurang dari 24 jam
- Tembaga (copper) : kurang dari 4 jam
  Virus ini dapat di inaktifasi oleh bahan bahan peluruh lapisan lemak seperti sabun (detergen)
  dan beberapa disinfektan pada umumnya seperti ethanol 70%

Penularan Covid-19
Covid-19 menular melalui kontak langsung dengan percikan dahak/sekret/droplet yang merupakan cairan yang berasal dari saluran pernafasan
seperti pada saat batuk, bersin atau saat berbicara. Selain kontak langsung penularan dapat terjadi Jika droplet tersebut jatuh menyentuh
permukaan benda dan secara sengaja atau tidak sengaja tersentuh manusia yang kemudian menyentuhp intu Masuk virus yaitu
Mukosa HIDUNG, MULUT dan MATA.

Gejala Covid-19
Penderita Covid-19 akan mengalami beberapa gejala dalam range/derajat yang sangat bervariasi dari yang sangat ringan (kadang tampa gejala)
hingga yang sangat berat sampai menimbulkan kematian. Hal ini sangat dipengaruhi oleh status IMUNITAS seseorang,
semakin kuat daya imunitas orang tersebut semakin ringan gejala yang akan dirasakan begitu juga sebaliknya.
Jenis gejala yang timbul beragam hal ini disebabkan karakteristik virus yang masuk ke tubuh manusia dengan cara menempel pada
Reseptor ACE-2 yang terdapat di beberapa bagian tubuh.
Gejala yang paling umum : DEMAM , BATUK KERING ,dan KELELAHAN.

Gejala tersebut dapat disertai dengan :
- Rasa tidak nyaman dan nyeri pada tenggorokan
- Diare
- Konjungtivitas (mata merah)
- Sakit kepala
- Hilangnya indera perasa atau penciuman
- Ruam pada kulit atau perubahan warna pada jaringan tangan atau kaki
Selain itu apabila sesorang sudah memasuki tahap infeksi lanjut, maka akan mengalami beberapa gejala berat
seperti sesak nafas (kesulitan bernafas), nyeri dada atau rasa tertekan pada dada, hingga hilangnya kemampuan bicara atau bergerak
Umumnya gejala akan muncul antara 5-6 hari bahkan hingga 14 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi.

Apa Yang Harus dilakukan?

Karena Covid-19  adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, yang mana bersifat “SELF LIMITING DISSEASE “
atau penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya BILA daya tahan tubuh kuat, Maka yang Utama harus kita lakukan adalah
MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH” dengan cara :
1. Konsumsi makanan sehat yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang ,terutama sayur dan buah yang kaya akan nutrisi
   seperti Vitamin, mineral dan sumber Antioksidan.
2. Tetap aktif : untuk mengoptimalkan fungsi imunitas diharapkan melakukan aktivitas pada level moderat tidak berlebihan.
3. Cukup istirahat dengan waktu tidur antara 7-9 jam perhari.
4. Menejemen stress yang baik.
5. Lakukan 3M (Masker, Menjaga jarak, mencuci tangan sebelum menyentuh area Muka)

Next